Langsung ke konten utama

LDR, Siapa Takut?



Hubungan berpacaran jarak jauh atau biasa disebut LDR (Long Distance Relationship) tampaknya semakin popular belakangan ini. Kemajuan teknologi yang begitu pesat sedikit banyaknya membuat LDR ini begitu banyak digandrungi dua insan yang memiliki komitmen untuk berhubungan asmara namun harus terpisah oleh jarak bahkan terkadang oleh perbedaan waktu sekalipun. 




Jika berbicara tentang berpacaran jarak jauh sudah pasti kebanyakan yang menjalaninya adalah kawula muda ya guys, walaupun terkadang ada juga orang tua bahkan yang sudah menikah terpaksa harus “berpacaran” jarak jauh juga nih. Nah di tulisan kali ini penulis mau berbagi sedikit nih serba-serbi tentang LDR-an yang tentunya sedikit banyaknya pasti berbeda sama yang pacaran “konvensional”.

Jadi modal tanya-tanya ke beberapa teman-teman yang lagi jalanin LDR, penulis dapet beberapa poin yang cukup menarik untuk dipaparkan di tulisan ini.Yang pertama dan yang nggak pernah lupa diucapin sama mereka apa ya kira-kira?

Saling percaya, ini nih yang nggak pernah lupa disebutin semua teman yang penulis tanya tentang LDR. Hal ini jadi krusial banget ya guys karena yang namanya menjalin hubungan itu ya selain harus didasari cinta, kepercayaan juga harus dibangun, apalagi LDR yang nggak bisa ketemu setiap hari, tau kegiatan dia cuma dari kata dia sama kata orang doang. Kalian menjalin LDR pasti dengan suatu komitmen kan, nah pegang terus komitmen itu dan yakinkan diri kalian jika pasangan kalian juga memegang komitmen yang sama, pasti akhirnya kalian bisa mempercayai pasangan lebih baik lagi.

Hal yang menarik untuk dibahas selanjutnya tentang caranya memberi perhatian nih kepada pasangan LDR-an kalian. Tapi dalam hal ini penulis menemukan semacam perbedaan cara memberi perhatian dari pria maupun dari wanita nih guys. Semacam tips yang penulis rangkum dari temen-temen yang LDR-an tadi, kira kira gini intinya ;

Jika kamu pria: cara memberi perhatian yang baik adalah melihat sosmed pasangan kalian, lihat apa kegiatan yang sedang dibagikan nya, dimana dia berada, atau bagaimana keadaan nya saaat ini. Wanita biasanya membagikan hal-hal itu di sosial medianya agar dilihat oleh orang-orang yang diharapkannya untuk melihatnya, dan berhubung kamu adalah salah satu orang special dalam hidupnya berarti dia akan sangat senang jika kamu melihatnya. Saat kalian chatting, atau telfonan bahkan videocall-an cobalah untuk menanyakan tentang status ataupun story yang dibagikan nya di sosial medianya tersebut, dia pasti merasa bahagia telah diperhatikan olehmu walaupun kalian dipisahkan oleh jarak.

Jika kamu wanita: pria tidak terlalu sering membagikan segala sesuatunya di sosial media seperti yang wanita lakukan. Perhatikan dia dengan cara bertanya tentang kegiatan nya beberapa waktu belakangan, namun jangan tanyakan pertanyaan yang terlalu standar dan dangkal. Misalnya tanyakan tentang pekerjaan yang sedang dilakukan nya seminggu belakangan, tanyalah beberapa detail tentang itu atau jika kamu tidak mengetahui detailnya, mintalah dia menjelaskan sedikit. Kamu juga bisa bertanya tentang mata kuliah yang sedang menyita perhatiannya jika dia seorang mahasiswa, arahkan pembicaraan kepada hal-hal yang membuatnya memberikan informasi namun dalam suasana santai dan bahkan tambahkan bumbu humor didalamnya. Karena pada umumnya pria menyukai hal-hal yang bersifat informatif, apalagi dia yang bersifat memberikan informasi.

Nah kalo yang berikut ini berlaku bagi keduanya baik wanita maupun pria : Cemburulah, eeiittss jangan langsung berpikir negatif mendengar kata cemburu. Cemburu yang dimaksud disini adalah cemburu yang memberikan warna dalam hubungan, bukan cemburu membabi buta yang membuat hubungan menjadi tidak sehat. Pria dan wanita walaupun terkadang tidak mengakuinya pasti suka melihat pasangan nya cemburu. Dalam hal LDR pasti kalian sering bercerita entah itu lewat telfon maupun chat tentang keseharian kalian. Entah secara sengaja ataupun tidak terkadang ada nama lawan jenis yang belum kamu tahu disebutkan olehnya, bahkan yang sudah kamu tahu sekalipun. Cobalah bertanya tentang orang tersebut dengan nada meneyelidiki. Terkadang bahkan jika dia mengerti maksudmu dia akan bermain sedikit dan memanaskan suasana sehingga membuatmu semakin cemburu, tapi tak apa selagi masih dalam batas wajar itu akan menjadi warna dalam hubungan. Satu hal yang digarisbawahi adalah jangan pernah cemburu buta, kamu pasti tahu saat pasanganmu sedang menggodamu dan membuatmu cemburu, karena jika memang benar dia punya niat untuk selingkuh tak mungkin dia akan menceritakannya bukan?

Poin selanjutnya mungkin agak aneh nih, tapi yang penulis dapat kira-kira seperti ini: jangan terlalu sering telfon ataupun chat.Nah yang satu ini biasanya kerjaannya wanita, setiap beberapa jam ngechat, setiap hari nelfon , pokoknya keep in touch setiap saat. Tapi bukan cuma wanita loh, beberapa pria juga terkadang ada yang begini. Ada beberapa pasangan yang mungkin akan lebih baik hubungan nya dengan begini, namun umumnya hal ini hanya akan membuat hubungan menjadi cepat membosankan. Kadang membiarkan rasa rindu menumpuk akan membuat rasa sayang lebih besar kepada pasangan. Memang kalian tidak saling bertemu, jika kalian memaksakan pasangan kalian untuk terus berkomunikasi, maka rasa jenuh menjadi semakin dekat dengan hubungan kalian. Jangan jadikan jarak sebuah alasan untuk terus menerus meyesaki kehidupan pasangan karena dia juga punya kehidupan lain yang harus dijalani. Seperti kata orang bahwa hidup tidak melulu tentang cinta, ada teman, saudara, studi, karir dan banyak hal lainnya yang harus diurusi juga.

Itu dia hal-hal yang bisa penulis bagikan ke kalian tentang LDR guys, kalo kalian punya komentar, saran atau punya hal-hal menarik lainnya untuk dibahas tentang LDR silahkan komen di bawah. Thanks for reading.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tumbuh Bebas, Bebas Aturan

Tadi nya aku hanya ingin menjadi tidak rapi, tidak bersih, tidak terlihat terawat sehingga membiarkan rambut sedikit lebih panjang dan berantakan daripada teman sekelas saat SMA lainnya. Masa" menegangkan pun tiba saat razia rambut dimulai. Guru-guru, satpam, bahkan kepala sekolah jadi lebih memperhatikan kerapian rambut para siswa laki-laki. Terbersit beberapa kenangan saat harus merelakan rambut ini berakhir di ujung gunting satpam dan kepala sekolah(beberapa kali). Tapi tentu saja masih terus kubiarkan dia bertumbuh , selain memang ingin aku juga merasa agak kurang mampu membayar uang untuk ongkos pangkas rambut 😂. Ini membuat pergerakan di sekolah tidak sebebas anak anak lain nya, harus lirik kiri kanan lihat keadaan hanya untuk ke kantin saja. Tapi tidak masalah, selama aku masih bisa membiarkan penghias kepala ku ini tumbuh bebas tanpa aturan. Ada satu momen yang paling kuingat tentang rambut dan peraturannya ini. Saat itu hari pertama ujian nasional, wakil kepala seko...

Selera Tontonan Orang Indonesia

Kalau sudah begini siapa yang harus di salahkan ? Pihak pertelevisian yang mengejar rating ? Atau para penikmat nya (masyarakat) yang cenderung lebih menikmati program kurang mendidik yang berisi obrolan ngalor ngidul, buka" aib orang, atau malah candaan berbau hinaan atau bullying, sehingga rating program yang begini lah yang melambung tinggi dan 'boom' kemudian inilah yang banyak di siarkan.    Jika bicara masalah program, bukan tak ada program yang baik dan mendidik, bila bicara soal selera masyarakat, bukan tak ada yang mencari hal positif di televisi. Tapi kemana itu semua ? Ya, itu tenggelam dan kurang diminati. Bicara soal minat masyarakat, ada satu lagi yang sangat menarik minat masyarakat kita. Apa itu ? Sinetron. Sinetron yang sudah sangat berusaha menyelipkan berbagai pesan baik dalam sepanjang episode nya, namun apa yang terjadi ? Sepertinya masyarakat kita (mungkin semua manusia) lebih mudah menangkap hal hal negatif dari suatu kejadian atau peri...